Cara Keren Warga Cokrokusuman Merayakan HUT RI ke-73

Bendera dibentangkan di atas kepala.
Ada yang beda dalam karnaval memperingati HUT RI ke-73 di kampung Cokrokusuman, Jumat, 17 Agustus 2018. Bendera merah putih sepanjang 73 meter menghiasi arak-arakan yang ditonton ribuan orang ini. 

Bendera yang boleh jadi terpanjang di kecamatan Jetis ini diusung oleh pemuda pemudi, mahasiswa asal luar Jogja yang mondok, dan warga di RT 38 RW 08 kelurahan Cokrodiningratan. 

Warga dan mahasiswa bahu membahu.
Mereka berasal dari Buton, Sulawesi Tenggara. Ini sekaligus menggambarkan kerukunan antarwarga dan antarsuku di kampung Cokrokusuman.

Lurah Cokrodiningratan Narotama memuji kreativitas warganya itu. 

"Karnaval tahun ini lebih heboh dibanding tahun-tahun sebelumnya. Harapannya di tahun-tahun mendatang karnaval semakin baik," katanya saat memberikan sambutan pelepasan peserta karnaval. 

Arjun, ketua panitia peringatan HUT RI ke-73 di RT 38 mengatakan pembuatan bendera sepanjang 73 meter tersebut menyesuaikan dengan usia negara Indonesia yang pada 17 Agustus berusia 73 tahun.

Bendera lebar 1 m panjang 73 m.
Selain itu, ide mengusung bendera merah putih panjang karena ingin menampilkan sesuatu yang unik, sekaligus memberi pesan kuat tentang ke-Indonesiaan.

“Untuk menarik perhatian, dalam karnaval kemerdekaan, kadang ada peserta yang sampai berkostum seperti orang gila. Kami tidak ingin seperti itu. Kami lebih memilih untuk memuliakan bendera Merah Putih. Caranya dengan membuatnya dalam ukuran raksasa dan panjang,” kata Arjun.

Diarak melewati Tugu Jogja.
Selama karnaval yang mengambil rute jalan Jetis Pasiraman, jalan AM Sangaji, Tugu Jogja ke timur, lalu masuk ke kampung Cokrokusuman itu bendera dibentangkan di atas kepala, dibawa di samping kanan, dan membentuk koreografi tertentu.

“Di karnaval kami juga akan menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan yel-yel yang menggugah semangat cinta tanah air.”

Di jalan AM Sangaji.

Di beberapa titik RT 38 melakukan aksi atraktif menggunakan media bendera Merah Putih. Di antaranya membuat simulasi ombak dengan bendera, dan membentangkan Merah Putih di dekat tugu Jogja.

Aksi atraktif tersebut juga diunggah di media sosial seperti youtube dan facebook.***

No comments:

Post a Comment